{"id":67,"date":"2026-04-29T21:21:24","date_gmt":"2026-04-29T14:21:24","guid":{"rendered":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/?p=67"},"modified":"2026-04-30T07:24:41","modified_gmt":"2026-04-30T00:24:41","slug":"hris-sistem-wajib-untuk-manajemen-sdm-modern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/hris-sistem-wajib-untuk-manajemen-sdm-modern\/","title":{"rendered":"HRIS: Sistem Wajib untuk Manajemen SDM Modern"},"content":{"rendered":"\n<p>Mengelola manusia dalam sebuah organisasi sering kali terasa seperti menyusun kepingan puzzle yang terus berubah bentuk. Bayangkan jika tim HR Anda masih terjebak dalam labirin birokrasi manual; mulai dari tumpukan formulir cuti kertas yang berserakan, hingga kesalahan input data lembur yang memicu ketidakpuasan karyawan di akhir bulan. Di era digital yang bergerak secepat kilat ini, **HRIS: Sistem Wajib untuk** efisiensi operasional bukan lagi sekadar tren, melainkan fondasi utama bagi kelangsungan bisnis. Kami di Indoglobal Partners sering menemui realitas di lapangan di mana perusahaan-perusahaan potensial kehilangan momentum pertumbuhan hanya karena energi mereka habis terkuras untuk urusan administrasi yang repetitif dan rentan kesalahan manusia (human error).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa HRIS: Sistem Wajib untuk Menjamin Kepatuhan dan Keamanan Data Perusahaan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam lanskap ketenagakerjaan di Indonesia yang dinamis, kepatuhan terhadap regulasi\u2014seperti UU Cipta Kerja, perhitungan pajak PPh 21 terbaru, hingga integrasi BPJS\u2014menuntut akurasi tingkat tinggi yang sulit dicapai tanpa bantuan teknologi. HRIS (Human Resource Information System) hadir bukan hanya sebagai alat bantu simpan data, melainkan sebagai penjaga gawang legalitas perusahaan Anda. Indoglobal Partners memahami bahwa satu kesalahan kecil dalam penghitungan pesangon atau pelaporan upah dapat berujung pada sanksi administratif yang berat atau sengketa hubungan industrial yang menguras biaya dan reputasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Penerapan sistem yang terintegrasi memungkinkan manajemen untuk memiliki pandangan mata elang (bird&#8217;s eye view) terhadap seluruh aset manusia yang dimiliki. Dengan data&nbsp;<em>real-time<\/em>, keputusan strategis seperti promosi, rotasi, hingga perencanaan suksesi tidak lagi didasarkan pada asumsi atau &#8220;insting&#8221; semata, melainkan pada metrik kinerja yang objektif dan transparan. Inilah titik balik di mana departemen HR bertransformasi dari sekadar pusat biaya (cost center) menjadi mitra strategis (strategic partner) yang mampu memberikan nilai tambah nyata bagi profitabilitas perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, transisi menuju digitalisasi SDM sering kali memunculkan kekhawatiran tentang kompleksitas implementasi dan keamanan data sensitif karyawan. Memahami dinamika ini sangatlah penting sebelum Anda memutuskan untuk melangkah lebih jauh ke tahap eksekusi teknis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Strategi Implementasi HRIS: Sistem Wajib untuk Transformasi Digital SDM<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam ekosistem bisnis yang serba cepat, mengandalkan proses manual untuk mengelola ratusan atau ribuan karyawan adalah sebuah risiko besar.&nbsp;<strong>HRIS: Sistem Wajib untuk<\/strong>&nbsp;perusahaan yang ingin mencapai tingkat&nbsp;<strong>efisiensi operasional<\/strong>&nbsp;maksimal. Bukan sekadar alat pendataan, HRIS bertindak sebagai tulang punggung (backbone) yang mengintegrasikan berbagai fungsi manajemen talenta.<\/p>\n\n\n\n<p>Penerapan teknologi ini harus dipandang sebagai investasi strategis, bukan sekadar biaya operasional. Dengan beralih ke sistem digital, departemen HR dapat bertransformasi dari sekadar unit administratif menjadi mitra bisnis strategis (<em>Strategic Business Partner<\/em>) yang mampu memberikan analisis data akurat untuk pengambilan keputusan di tingkat direksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Optimalisasi Manajemen Data Karyawan dan Kepatuhan Regulasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu tantangan terbesar HR di Indonesia adalah menjaga kepatuhan terhadap regulasi pemerintah yang dinamis, seperti perubahan tarif&nbsp;<strong>PPh 21 (TER)<\/strong>, aturan&nbsp;<strong>BPJS Ketenagakerjaan<\/strong>, hingga ketentuan dalam&nbsp;<strong>UU Cipta Kerja<\/strong>. Melalui&nbsp;<strong>database terpusat (centralized database)<\/strong>, HRIS memastikan bahwa seluruh informasi personel tersimpan secara aman dan terstruktur.<\/p>\n\n\n\n<p>Insight mendalam: Sistem HRIS modern memungkinkan HR untuk melakukan&nbsp;<em>update<\/em>&nbsp;parameter perhitungan pajak atau iuran wajib secara otomatis setiap kali ada regulasi baru. Hal ini meminimalisir risiko sanksi hukum atau denda akibat kesalahan perhitungan manual. Selain itu, fitur&nbsp;<strong>audit trail<\/strong>&nbsp;dalam sistem memudahkan pelacakan perubahan data, yang sangat krusial dalam proses audit internal maupun eksternal. Untuk memastikan sistem ini berjalan selaras dengan kebijakan perusahaan, Anda dapat berkonsultasi melalui&nbsp;<a href=\"https:\/\/indoglobalpartners.com\/services\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Layanan Manajemen SDM Indoglobal Partners<\/a>&nbsp;yang menyediakan solusi komprehensif terkait tata kelola organisasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Automasi Penggajian (Payroll) dan Manajemen Kehadiran Real-Time<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kesalahan dalam perhitungan gaji adalah pemicu utama turunnya&nbsp;<strong>engagement karyawan<\/strong>. Penggunaan&nbsp;<strong>Payroll software<\/strong>&nbsp;yang terintegrasi dengan sistem&nbsp;<strong>absensi online<\/strong>&nbsp;atau mesin biometrik memungkinkan kalkulasi gaji, lembur, bonus, dan potongan dilakukan secara otomatis tanpa intervensi manual yang rentan&nbsp;<em>human error<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Keunggulan utama dari sistem ini adalah transparansi. Melalui fitur&nbsp;<strong>Employee Self-Service (ESS)<\/strong>, karyawan dapat mengakses slip gaji mereka secara mandiri, mengajukan cuti, hingga melihat sisa jatah libur melalui aplikasi&nbsp;<em>mobile<\/em>. Automasi ini secara drastis mengurangi beban administratif tim HR hingga 40%, sehingga mereka dapat fokus pada program-program&nbsp;<strong>retensi karyawan<\/strong>&nbsp;dan pengembangan budaya organisasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Pengembangan Talenta dan Perencanaan Suksesi Berbasis Data<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>HRIS bukan hanya tentang administrasi, tetapi juga tentang pertumbuhan. Modul&nbsp;<strong>Performance Management<\/strong>&nbsp;di dalam HRIS memungkinkan perusahaan melakukan penilaian kinerja (appraisal) secara berkala menggunakan metode&nbsp;<strong>Key Performance Indicators (KPI)<\/strong>&nbsp;atau&nbsp;<strong>Objectives and Key Results (OKR)<\/strong>&nbsp;yang terukur.<\/p>\n\n\n\n<p>Data yang dihasilkan dari penilaian ini memberikan insight tentang siapa saja karyawan yang masuk dalam kategori&nbsp;<em>top performers<\/em>&nbsp;dan siapa yang membutuhkan pelatihan tambahan. Dengan&nbsp;<strong>Talent Management System<\/strong>, perusahaan dapat menyusun&nbsp;<strong>Succession Planning<\/strong>&nbsp;(perencanaan suksesi) berbasis data objektif, bukan sekadar intuisi. Ini memastikan bahwa perusahaan selalu memiliki stok pemimpin masa depan yang siap mengisi posisi-posisi kunci.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tabel: Perbandingan Manajemen SDM Tradisional vs Modern (HRIS)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Fitur \/ Aspek<\/th><th>Manajemen SDM Tradisional<\/th><th>Manajemen SDM Modern (HRIS)<\/th><th>Dampak Bisnis<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Penyimpanan Data<\/strong><\/td><td>Folder Fisik \/ Spreadsheet Terpisah<\/td><td><strong>Cloud-Based Database<\/strong><\/td><td>Keamanan &amp; Aksesibilitas Tinggi<\/td><\/tr><tr><td><strong>Proses Payroll<\/strong><\/td><td>Manual (Input Excel 1 per 1)<\/td><td><strong>Automated Payroll Processing<\/strong><\/td><td>Akurasi Tinggi &amp; Hemat Waktu<\/td><\/tr><tr><td><strong>Manajemen Cuti<\/strong><\/td><td>Form Kertas \/ Email<\/td><td><strong>Mobile ESS (Self-Service)<\/strong><\/td><td>Kepuasan Karyawan Meningkat<\/td><\/tr><tr><td><strong>Analisis Data<\/strong><\/td><td>Estimasi \/ Perlu Rekap Manual<\/td><td><strong>Dashboard Analytics Real-Time<\/strong><\/td><td>Pengambilan Keputusan Strategis<\/td><\/tr><tr><td><strong>Compliance<\/strong><\/td><td>Update Manual (Rentan Salah)<\/td><td>Update Sistem Otomatis<\/td><td>Kepatuhan Hukum Terjamin<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Analisis Jangka Panjang &amp; Dampak terhadap Profitabilitas Perusahaan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam jangka panjang, penggunaan&nbsp;<strong>HRIS: Sistem Wajib untuk<\/strong>&nbsp;keberlanjutan bisnis terletak pada kemampuannya menyajikan&nbsp;<strong>People Analytics<\/strong>. Analisis ini memungkinkan manajemen untuk melihat tren&nbsp;<em>turnover<\/em>&nbsp;karyawan, menghitung biaya per rekrutmen (<em>cost per hire<\/em>), hingga memantau tingkat produktivitas antar departemen.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika sebuah perusahaan memiliki visibilitas penuh terhadap aset manusianya, mereka dapat melakukan efisiensi biaya secara signifikan. Misalnya, dengan mengidentifikasi penyebab tingginya angka&nbsp;<em>attrition<\/em>&nbsp;(pengunduran diri) di departemen tertentu, perusahaan dapat segera mengintervensi sebelum kehilangan talenta terbaik yang berbiaya mahal untuk digantikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih jauh lagi, HRIS memperkuat&nbsp;<strong>Employer Branding<\/strong>. Perusahaan yang menggunakan teknologi mutakhir dalam mengelola karyawannya akan dipandang sebagai tempat kerja yang modern, profesional, dan transparan. Di pasar tenaga kerja yang kompetitif, hal ini menjadi magnet bagi&nbsp;<strong>Gen Z dan Milenial<\/strong>&nbsp;yang sangat menghargai efisiensi digital.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kesimpulan Strategis<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mengadopsi HRIS bukan lagi tentang &#8220;mengikuti tren&#8221;, melainkan tentang membangun fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan perusahaan. Dengan mengintegrasikan&nbsp;<strong>SOP SDM<\/strong>&nbsp;yang baku ke dalam sistem digital, Anda menciptakan ekosistem kerja yang disiplin, transparan, dan akuntabel. Pastikan Anda memilih sistem yang memiliki&nbsp;<strong>skalabilitas<\/strong>&nbsp;tinggi, sehingga teknologi tersebut dapat terus mendukung perusahaan seiring dengan bertambahnya jumlah personel dan kompleksitas bisnis di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penerapan Strategis: Mengubah Teori Menjadi Keunggulan Kompetitif<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah memahami landasan regulasi dan struktural, langkah selanjutnya adalah melihat bagaimana teori tersebut diimplementasikan dalam dunia nyata. Implementasi yang tepat bukan sekadar soal kepatuhan (compliance), melainkan strategi untuk memitigasi risiko operasional dan finansial.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Studi Kasus Nyata \/ Penerapan Praktis<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kasus 1: Ekspansi PT PMA di Sektor Teknologi (Software House)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebuah perusahaan teknologi asal Singapura ingin mendirikan PT PMA di Jakarta. Kendala utama mereka adalah klasifikasi KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang tumpang tindih antara &#8220;Jasa Piranti Lunak&#8221; dan &#8220;Portal Web&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Solusi:<\/strong>&nbsp;Melalui audit pra-pendirian, perusahaan diarahkan untuk memilih KBLI yang paling mencakup cakupan bisnis utama guna menghindari kewajiban perizinan tambahan yang tidak perlu di masa depan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hasil:<\/strong>&nbsp;Dengan penentuan KBLI yang tepat sejak awal, proses verifikasi di sistem OSS RBA (Online Single Submission Risk-Based Approach) berjalan lancar tanpa penolakan dari kementerian terkait, menghemat waktu sekitar 4-6 minggu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kasus 2: Transformasi UMKM Menjadi Perseroan Perorangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Seorang pengusaha lokal di bidang&nbsp;<em>food and beverage<\/em>&nbsp;ingin mengekspor produk sambal kemasannya ke Australia. Namun, hambatan utamanya adalah ketiadaan legalitas yang diakui secara internasional untuk kontrak ekspor.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Penerapan:<\/strong>&nbsp;Pengusaha tersebut mendaftarkan bisnisnya sebagai&nbsp;<strong>Perseroan Perorangan<\/strong>. Ini memberikan pemisahan kekayaan pribadi dan perusahaan serta status badan hukum yang sah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hasil:<\/strong>&nbsp;Hanya dalam waktu singkat, entitas tersebut mendapatkan NIB (Nomor Induk Berusaha) yang berfungsi sebagai API-U (Angka Pengenal Importir Umum) dan akses kepabeanan, memungkinkan pengiriman perdana dilakukan secara legal dan profesional.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pelajaran Utama dari Lapangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Berdasarkan puluhan kasus yang kami tangani, kegagalan bisnis dalam aspek legalitas biasanya bukan disebabkan oleh kurangnya modal, melainkan oleh:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Ketidaksesuaian KBLI:<\/strong>&nbsp;Mengakibatkan izin operasional tidak bisa terbit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Abai terhadap Laporan LKPM:<\/strong>&nbsp;Bagi PT PMA, lalai melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dapat berujung pada pembekuan NIB.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Struktur Pemegang Saham yang Berisiko:<\/strong>&nbsp;Terutama pada perjanjian &#8220;nominee&#8221; yang tidak kuat secara hukum di Indonesia.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pertanyaan Umum (FAQ Seputar Topik)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Bagian ini disusun untuk menjawab pertanyaan yang paling sering muncul di Google terkait pendirian usaha dan legalitas di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berapa modal minimal untuk mendirikan PT PMA di Indonesia?<\/h3>\n\n\n\n<p>Berdasarkan peraturan BKPM terbaru, modal ditempatkan dan disetor minimal untuk PT PMA adalah sebesar&nbsp;<strong>Rp10 miliar<\/strong>, di luar tanah dan bangunan. Investor wajib menyetor 25% dari modal tersebut ke rekening bank perusahaan setelah akta pendirian disahkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa perbedaan utama antara PT Biasa dan Perseroan Perorangan?<\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan utamanya terletak pada&nbsp;<strong>jumlah pendiri dan tanggung jawab<\/strong>. PT Biasa wajib didirikan oleh minimal 2 orang\/entitas dengan organ perusahaan lengkap (RUPS, Direksi, Komisaris). Sedangkan Perseroan Perorangan hanya boleh didirikan oleh 1 orang (WNI) dan khusus untuk kriteria usaha mikro dan kecil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah NIB (Nomor Induk Berusaha) berlaku selamanya?<\/h3>\n\n\n\n<p>Ya, NIB berlaku selama pelaku usaha menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun, NIB dapat dicabut jika pelaku usaha terbukti melakukan pelanggaran berat atau tidak melakukan pembaruan data jika terjadi perubahan struktur bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berapa lama proses pembuatan PT hingga siap beroperasi?<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan sistem OSS RBA saat ini, proses pendaftaran akta di Kemenkumham dan penerbitan NIB dapat diselesaikan dalam waktu&nbsp;<strong>5 hingga 10 hari kerja<\/strong>, asalkan seluruh dokumen persyaratan (seperti KTP, NPWP, dan komitmen lokasi) sudah lengkap dan tervalidasi.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kesimpulan &amp; Langkah Eksekusi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Membangun bisnis di Indonesia menawarkan peluang pertumbuhan yang luar biasa, namun kompleksitas birokrasi dan dinamika regulasi seringkali menjadi batu sandungan bagi pengusaha yang tidak siap. Legalitas bukan sekadar dokumen di atas kertas; ia adalah fondasi perlindungan aset, instrumen kepercayaan bagi investor, dan tiket masuk ke pasar global.<\/p>\n\n\n\n<p>Memahami risiko sejak dini, memilih struktur entitas yang tepat, dan memastikan kepatuhan pajak yang berkelanjutan adalah investasi terbaik yang bisa Anda berikan untuk bisnis Anda. Jangan biarkan ambisi besar Anda terhambat oleh kesalahan administratif yang seharusnya bisa dihindari dengan bimbingan pakar yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah eksekusi Anda dimulai hari ini. Pastikan setiap langkah hukum yang Anda ambil selaras dengan visi jangka panjang perusahaan Anda. Jika Anda merasa ragu atau membutuhkan navigasi profesional dalam menghadapi birokrasi yang kompleks, berkonsultasi dengan ahli adalah pilihan paling bijak untuk mengamankan masa depan investasi Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/wa.me\/6282144441919?text=Halo%20Indo%20Global%20Partners,%20saya%20ingin%20konsultasi%20mengenai%20kebutuhan%20SDM.\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Konsultasi Gratis dengan Indoglobal Partners Sekarang<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengelola manusia dalam sebuah organisasi sering kali terasa seperti menyusun kepingan puzzle yang terus berubah bentuk. Bayangkan jika tim HR Anda masih terjebak dalam labirin birokrasi manual; mulai dari tumpukan formulir cuti kertas yang berserakan, hingga kesalahan input data lembur yang memicu ketidakpuasan karyawan di akhir bulan. Di era digital yang bergerak secepat kilat ini, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[38,34,43,32,46,42,40,47,41,49,27,28,31,39,9,37,36,29,50,35,44,30,45,48,33],"class_list":["post-67","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-digital-hr-teknologi","tag-absensi-karyawan","tag-aplikasi-hris","tag-database-karyawan","tag-digital-hr","tag-efisiensi-hr","tag-hr-analytics","tag-hr-automation","tag-hr-modern","tag-hr-technology","tag-hr-untuk-perusahaan","tag-hris","tag-human-resource-information-system","tag-human-resource-management","tag-manajemen-kehadiran","tag-manajemen-sdm","tag-payroll-system","tag-pengelolaan-karyawan","tag-sistem-hr","tag-sistem-hr-perusahaan","tag-sistem-informasi-karyawan","tag-sistem-penggajian","tag-software-hr","tag-software-manajemen-sdm","tag-solusi-hr-digital","tag-transformasi-digital-hr"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84,"href":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67\/revisions\/84"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indoglobalpartners.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}